Rahasia Kecerdasan Anak-anak Yahudi

Bangsa Yahudi sejak dahulu mendapatkan kelebihan yang diberikan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala, nikmat yang disebut sebagaimana tercantung dalam ayat Al Quran. Salah satu nikmat yang diberikan oleh Allah kepada bangsa Yahudi adalah kecerdasan yang berlebih, inilah yang membuat Dr.Steven Harlan Haroen terlintas dibenaknya "apa sebab bangsa yahudi begitu pintar? dan kenapa Tuhan memberikan kelebihan kepada mereka? apakah ini suatu kebetulan? apakah ini dari hasil usaha sendiri?".
gambar by : google
Jika saja Dr.Steven mengetahui bahwa kecerdasan yang dimiliki oleh yahudi merupakan kenikmatan yang di beri oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala untuk bangsa Yahudi. Allah berfirman yang artinya "Dan sesungguhnya telah Kami pilih mereka (Bani Israil) dengan pengetahuan (Kami) atas umat-umat lain" (QS.AD DHUKAN: 32).

Maka Dr.Steven tergerak membuat tesis sekedar untuk kalian ketahui, tesis ini memakan waktu delapan tahun dikarenakan harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin dan bahkan Dr.Steven terjun langsung menetap 8 tahun selama di Israel. Dari hasil penelitiannya terdapat fakta yang mengejutkan, tenyata kunci cerdasnya orang-orang Yahudi tidak lain dan tidak bukan adalah melakukan sunah yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.

Dr.Steven memulai dari awal seorang wanita Yahudi yang akan melahirkan, di Israel setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama-sama. Dr.Steven sungguh heran, kenapa temannya yang mengundang sering membawa buku matematika? Dr.Steven bertanya "apakah ini untuk anak kamu?" dan dia menjawab "iya, ini untuk anak saya yang masih dalam kandungan". Saya sedang melatih otaknya agar menjadi jenius.

Hal ini membuat Dr.Steven tertarik untuk mengikuti terus perkembangan ibu tersebut, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengajarkan latihan matematika sampai genap melahirkan. Hal lain yang Dr.Steven perhatikan adalah cara makan, sejak awal mengandung sang ibu suka sekali makan kacang badam dan buah kurma bersama susu, ditengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala, bersama salad yang dicampur dengan kacang badam dan berbagai jenis kacang-kacangan.

Cara makan seperti ini jika kita perhatikan sama dengan anjuran Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, anjuran memakan buah kurma terdapat dalam sebuah hadist yang berbunyi "Kurma 'ajwah berasal dari surga, ia merupakan penagkal racun, daging buahnya manis, yang airnya merupakan obat mata." (HR.AN-NASA'I dan IBNU MAJAH).

Di malam hari menu utama makan malam Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam adalah sayur-sayuran, secara umum sayur-sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama yaitu menguatkan daya tahan tubuh dan melindungi serangan penyakit. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda ketika mengunjungi Ali yang sedang sakit "Wahai Ali, makanlah, karena ini (silqh atau sayur rebus) lebih baik bagimu." (HR.TARMIDZI dan ABU DAWUD).

Tak hanya itu, orang Yahudi pun suka sekali mengkonsumsi ikan tanpa kepala. Menurut wanita Yahudi yang sedang hamil tersebut daging ikan sungguh baik bagi perkembangan otak, sedangkan kepala ikan mengandung kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan dan merusak pertumbuhan otak anak di dalam kandungan. Ini adalah adat orang-orang Yahudi ketika mengandung dan menjadi kewajiban untuk sang ibu yang sedang hamil untuk mengkonsumsi pil minyak ikan.

Dalam memilih makanan orang Yahudi sangat gemar memakan ikan yang hanya fillet atau bagian daging saja. Jika sudah ada ikan maka tidak ada daging, sebab ikan dan daging tidak boleh bersama dalam satu meja. Menurut mereka daging dan ikan tidak bagus dimakan bersama, mengenai keutamaan ikan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda "Dihalalkan bagi kalian dua bangkai dan dua darah: ikan dan belalang, hati dan limpa." (HR.IMAM AHMAD dan IBNU MAJAH).

Selain itu Rasulullah juga mengajarkan kita mengenai beberapa makanan yang tidak dianjurkan untuk dikombinasikan dan dimakan secara bersama-sama. Makanan-makanan tesebut antara lain: jangan minum susu bersama makan daging, jangan makan ayam bersama minum susu, jangan makan ikan bersama telur, jangan makan ikan bersama daun salad, jangan minum susu bersama cuka, jangan makan buah bersama minum susu.

Menurut Dr.Steven jangan terperanjat jika anda diundang kerumah seorang Yahudi, karena mereka akan menghidangkan buah-buahan terlebih dahulu. Yak mereka akan makan buah-buahan dahulu sebelum hidangan utama. Menurut mereka dengan memakan hidangan karbohidrat nasi atau roti terlebih dahulu kemudian buah-buahan ini akan menyebabkan rasa ngantuk. Akibatnya akan lemah dan payah untuk memahami pelajaran disekolah.

Makan buah sebelum makan-makanan berat juga merupakan salah satu pola makan Rasulullah, beberapa penelitian membuktikan bahwa makan buah terlebih dahulu dapat memancing getah lambung keluar. Selain itu buah dapat mengeluarkan enzim yang baik untuk pencernaan, enzim dari buah dapat membantu tubuh untuk mencerna karbohidrat, protein, dan lemak sehingga tubuh pun lebih ringan mencerna karena tidak perlu repot memproduksi enzim pencernaan.

Selain memperhatikan pola makanan, nyatanya mereka bangsa Yahudi juga memperhatikan pola kesehatan. Di Israel, meroko adalah tabuh, menurut Dr.Steven apabila anda diundang dirumah Yahudi jangan sekali-kali meroko, karena tanpa sungkan mereka akan menyuruh anda keluar dari rumah mereka dan menyuruh anda meroko diluar rumah mereka. Menurut ilmuan di Universtias Israel, penelitian menunjukan nikotin dapat merusak sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen.

Perhatian Dr.Steven selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi, mereka sangat memperhatikan makanan. Makanan utama adalah buah-buahan bersama kacang badam di ikuti dengan menelan pil minyak ikan, dalam pengamatan Dr.Steven anak-anak Yahudi sungguh cerdas dan rata-rata mereka memahami tiga bahasa yaitu Hebrew, Arab, dan Inggris.

Seterusnya di kelas satu hingga enam sekolah dasar, anak-anak Yahudi itu akan diajarkan matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan, di dalam pengamatan Dr.Steven perbandingan dengan anak-anak di California dalam tingkat IQ nya bisa dikatakan enam tahun kebelakang. Segala pelajaran akan dengan mudah ditangkap oleh anak-anak Yahudi.

Satu lagi yang diberi keutamaan adalah Fakultas Ekonomi, Dr.Steven sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan serius belajar ekonomi. Di akhir tahun di Universitas mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek dan mereka harus mempraktekannya.

Seperti yang kita ketahui bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam adalah seorang pedagang, awal dirinya sukses berniaga ketika ia bekerja untuk bisnis perniagaan yang dijalankan oleh Khadizah. Mengenai perniagaan ini Rasulullah pernah bersabda "Orang yang bertransaksi jual beli masing-masing memiliki hak khiyar (membatalkan atau melanjutkan transaksi) selama keduanya belum terpisah. Jika keduanya jujur dan terbuka, maka keduanya akan mendapatkan keberkahan dalam jual beli, tapi jika keduanya berdusta dan tidak terbuka, maka keberkahan jual beli antara keduanya akan hilang." (MUTTAFAQUN 'ALAIH).

Selanjutnya perhatian Dr.Steven di sekolah tinggi menengah, disini murid-murid dituntut dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk, meski proyek mereka kadang kala kelihatannya lucu dan memboroskan namun tetap diteliti dengan serius. Apalagi jika yang diteliti itu berupa senjata, medis, dan teknik. Ide itu pun akan dibawa kejenjang yang lebih tinggi.

Selain dari pelajaran tadi, olah raga juga jadi bahan pelajaran mereka, olahraga yang diutamakan mereka bangsa Yahudi adalah memanah, menembak, dan berlari. Menurut teman Yahudi Dr.Steven, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus, disamping itu menembak dipersiapkan untuk membela negara.

Ini sungguh relevan dengan olahraga yang disukai oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, karena Rasulullah juga mengajurkan umat Islam untuk memanah dan menembak. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam besabda "Berlatihlah memanah dan berkuda. Dan jika kalian lebih memilih memanah maka hal itu lebih baik dari pada berkuda." (HR.AHMAD).

Nyatanya kecerdasan orang-orang Yahudi tidak lain adalah yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dari seorang ibu mengandung, tentu jika kita mengikuti sunnah Rasulullah ini, selain kesehatan dan kecerdasan yang didapat, kita juga akan mendapatkan pahala.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Rahasia Kecerdasan Anak-anak Yahudi"

Post a Comment