Bahaya Mencium Bibir Anak dalam Islam

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Bismillahirrahmanirrahim alhamdulillah chauril masih diberi kesempatan untuk menulis artikel tentang islam dengan tema "Bahaya Mencium Bibir Anak dalam Islam. Mengapa orangtua dilarang mencium bibir anak ? Beragam cara pasti dilakukan orang tua untuk menunjukan kasih sayangnya kepada setiap anak seperti beberapa orangtua yang memberikan perhatian lebih dengan cara mencium pipi sang anak dan memeluk, bahkan sering menelfon untuk menanyakan kabar maupun mengontrol kegiatan anak. Namun tidak sedikit pula orang tua yang memiliki kebiasaan mencium bibir anak! Padahal kebiasaan yang satu ini tidak boleh dilakukan bahkan dilarang karena beberapa alasan seperti yang ditulis dalam artikel berikut ini.




1 . Kebiasaan Orang Tua 

Kebiasaan para orangtua yang sering mencium bibir anak tentu tidak dibenarkan, karena bibir merupakan wilayah sensitif yang bisa merangsang syahwat. Seorang dokter bahkan menyatakan "bahwa kebiasaan mencium bibir anak benar-benar harus segera dihentikan" menurut Dr.Charlote kebiasaan ini memang merupakan cara salah satu menunjukan kasih sayang, namun mencuim bibir adalah gestur yang terlalu seksual. Karena pada kenyataannya, mulut adalah salah satu bagian sensitif seksual, sehingga mencium bibir dapat men-stimulasi dapat membuat anak menjadi bingung, karena anak bisa saja mengartikan kegiatan ini dengan aktivitas romantis yang dilakukan kedua orangtuanya.

Selain itu ada seorang penulis,psikolog, pendidikan dan anak di Universitas California memberikan komentarnya mengenai efek buruk jika terlalu sering mencium anak-anak di bibir. Dia mengatakan saat seorang anak mencapai usia 4-6 tahun atau pada usia sekitar itu, kesadaran seksualnya mulai muncul, dimana ciuman dibibir akan mendorong kesadaran seksual atau syahwat mereka. Bahkan jika saya harus menjawab kapan harus berhenti mencium anak-anak di bibir jawabnya adalah "Sekarang".

2. Mulut adalah Sarang Kuman 

Ya karena mulut merupakan sarang kuman dan penyakit. Dalam kondisi ini bahkan ada bayi yang terkena penyakit karena sering dicium bibirnya, karena yang kita semua harus ingat bahwa mulut bisa men-transfer kuman lewat ciuman bibir antara anak dan orangtua, dimana kuman tersebut bisa masuk dengan mudah kedalam tubuh. Apalagi jika kekebalan tubuh sang anak masih terbilang sangat lemah, karena kita tidak pernah tau kondisi kesehatan para orang tua yang bibir sang anak dan yang di khawatirkan adalah setelah mencium bibir bayi, bayi bisa dengan mudah tertular penyakit.

Para pembaca yang beriman, di dalam agama Islam itu sendiri sesungguhnya menunjukan kasih sayang kepada sang anak dengan cara mencium bibirnya memang tidak pernah dicontohkan oleh para Rasul dan sahabatnya sekalipun. Bahkan beliau menunjukan kasih sayang terhadapnya dengan dengan mencium pipi mereka masing-masing. Karena sesungguhnya mencium pipi merupakan bentuk kasih sayang orangtua kepada anaknya, maka hal ini diperbolehkan untuk sering dilakukan.

Sedangkan mencium anak dibibir sebaiknya mulai dihentikan jika para orangtua sudah terbiasa melakukannnya, sebagaimana didalam sebuah hadist Rasullulah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya "Aku masuk bersama keluarganya Abu Bakar menemui keluarganya, ternyata Aisah putrinya sedang berbaring karena diserang sakit panas yang tinggi. Maka aku melihat ayahnya, Abu Bakar, mencium pipinya seraya bertanya: "Bagaimana keadaanmu, wahai putriku?."(HR.Bukhari No.3918). 

Dan dalam hal ini Syekh Abdul Aziz bin Baz memberi jawaban : bahwa tidak ada dosa bagi seorang ayah untuk mencium putrinya yang sudah besar ataupun yang masih kecil tanpa disertai syahwat. Namun ciuman itu diarahkan ke pipi putrinya apabila putrinya telah dewasa, sebagaimana hal ini telah sabit dari perbuatan Abu Bakar, dimana beliau pernah mencium putrinya Aisah pada pipinya dan ciuman itu tidak boleh pada bibirnya. Karena ciuman pada bibir terkadang akan menggerakan syahwat maka meninggalkannya lebih utama dan lebih hati-hati.

Para pembaca yang beriman, itulah alasan mengapa orangtua dilarang mencium bibir anak. Sesungguhnya masih banyak cara yang dapat dilakukan untuk menunjukan kasih sayang terhadap anak seperti yang dicontohkan Rasullulah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat kepada setiap anak-anaknya. Semoga dengan pemaparan tadi dapat bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan untuk kita semua dalam menjadi pribadi yang lebih baik lagi AAMIIN.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bahaya Mencium Bibir Anak dalam Islam"

Post a Comment